Charles Bradlaugh: "Di Kayu Salib Yesus dari Empat Injil, yang adalah...
"Di Kayu Salib Yesus dari Empat Injil, yang adalah Allah, berseru kepada Allah-Ku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Tuhan tidak bisa meninggalkan dirinya sendiri, Yesus adalah Tuhan sendiri. Namun Tuhan meninggalkan Yesus, dan yang terakhir berteriak untuk tahu mengapa dia ditinggalkan. Setiap ilahi yang cakap akan menjelaskan bahwa tentu saja dia tahu, dan bahwa dia tidak ditinggalkan. Penjelasan itu membuat sulit untuk mempercayai seruan yang sekarat, dan perikop ini menjadi salah satu misteri agama Kristen yang kudus, yang, kecuali jika seseorang percaya dengan benar, tanpa diragukan ia akan binasa untuk selama-lamanya."
--- Charles BradlaughVersi Bahasa Inggris
On the Cross the Jesus of the Four Gospels, who was God, cried out My God, my God, why hast thou forsaken me? God cannot forsake himself, Jesus was God himself. Yet God forsook Jesus, and the latter cried out to know why he was forsaken. Any able divine will explain that of course he knew, and that he was not forsaken. The explanation renders it difficult to believe the dying cry, and the passage becomes one of the mysteries of the holy Christian religion, which, unless a man rightly believe, without doubt he shall perish everlastingly.
Anda mungkin juga menyukai:
Amanda McKerrow
1 Kutipan dan Pepatah
Bernie Wayne
1 Kutipan dan Pepatah
Eva Cox
9 Kutipan dan Pepatah
Eve Branson
3 Kutipan dan Pepatah
Jean Hagen
1 Kutipan dan Pepatah
Phil Babb
1 Kutipan dan Pepatah
Pope Clement VIII
4 Kutipan dan Pepatah
Sixto Rodriguez
6 Kutipan dan Pepatah
Marcel Proust
429 Kutipan dan Pepatah
E. W. Howe
178 Kutipan dan Pepatah
Abd al-Karim Qasim
1 Kutipan dan Pepatah
Anwar Sadat
32 Kutipan dan Pepatah