azsayings.com 1,000,000++ Kutipan dan Pepatah

Kateri Tekakwitha: "Setiap pagi, bahkan di musim dingin yang paling pa...

"Setiap pagi, bahkan di musim dingin yang paling pahit, dia berdiri di depan pintu kapel sampai dibuka pada pukul empat dan tetap di sana sampai setelah Misa terakhir. Keluar dari pondok Caughnawaga saat fajar dan jalan menuju kapel untuk memuja Sakramen Mahakudus, dengarkan setiap Massa; kembali lagi pada siang hari untuk mendengar instruksi, dan pada malam hari untuk doa atau doa terakhir."

--- Kateri Tekakwitha

Versi Bahasa Inggris

Every morning, even in the bitterest winter, she stood before the chapel door until it opened at four and remained there until after the last Mass. Out from her Caughnawaga cabin at dawn and straight-way to chapel to adore the Blessed Sacrament, hear every Mass; back again during the day to hear instruction, and at night for a last prayer or Benediction.