azsayings.com 1,000,000++ Kutipan dan Pepatah

Vik Muniz: "Hanya di abad ke-20, seniman mulai mengambil studi perseps...

"Hanya di abad ke-20, seniman mulai mengambil studi persepsi dengan cara yang lebih manusiawi. Mereka berpikir tentang mata sebagai instrumen, seluruh tubuh sebagai instrumen visual. Semacam itu sedikit memberi jalan dengan Cartesian - "Cogito ergo sum" argumen. Bukan, "Karena itu saya rasa saya ada." Itu, "Karena itu saya merasa karena itu saya pikir saya ada.""

--- Vik Muniz

Versi Bahasa Inggris

Only in the 20th century, artists started taking the study of perception in a more humane way. They were thinking about the eye as being an instrument, the whole body as being a visual instrument. That sort of gave way a little bit with Cartesian­ - the "Cogito ergo sum" argument. It's not, "I think therefore I exist." It's, "I feel therefore I think therefore I exist."