Gabor Mate: "Pusat otak yang sama yang mengartikan dan merasakan sakit...
"Pusat otak yang sama yang mengartikan dan merasakan sakit fisik juga menjadi aktif selama pengalaman penolakan emosional. Dalam pemindaian otak, mereka menyala sebagai respons terhadap pengucilan sosial, sama seperti ketika dipicu oleh rangsangan yang berbahaya secara fisik. Ketika orang berbicara tentang perasaan terluka atau memiliki rasa sakit emosional, mereka tidak abstrak atau puitis, tetapi secara ilmiah cukup tepat."
--- Gabor MateVersi Bahasa Inggris
The very same brain centers that interpret and feel physical pain also become activated during experiences of emotional rejection. In brain scans, they light up in response to social ostracism, just as they would when triggered by physically harmful stimuli. When people speak of feeling hurt or of having emotional pain, they are not being abstract or poetic, but scientifically quite precise.
Anda mungkin juga menyukai:
Amy Jo Johnson
5 Kutipan dan Pepatah
Barb Honchak
3 Kutipan dan Pepatah
Calamity Jane
15 Kutipan dan Pepatah
Ian Brennan
4 Kutipan dan Pepatah
Jay Rockefeller
19 Kutipan dan Pepatah
Jayna Hefford
1 Kutipan dan Pepatah
Jeru the Damaja
5 Kutipan dan Pepatah
Joanne Simpson
3 Kutipan dan Pepatah
Kurt Fuller
46 Kutipan dan Pepatah
Lester Horton
1 Kutipan dan Pepatah
Maya Moore
3 Kutipan dan Pepatah
Zaha Hadid
104 Kutipan dan Pepatah