Vladimir Nabokov: "Tidak ada yang diktator membenci sebanyak yang tida...
"Tidak ada yang diktator membenci sebanyak yang tidak dapat disangkal, sulit dipahami selamanya, cahaya memprovokasi selamanya. Salah satu alasan utama mengapa penyair Rusia yang sangat gagah Gumilev dihukum mati oleh bajingan Lenin tiga puluh tahun yang lalu adalah bahwa selama seluruh cobaan, di kantor redup jaksa, di rumah siksaan, di koridor berliku yang mengarah ke truk , di truk yang membawanya ke tempat eksekusi, dan di tempat itu sendiri, penuh dengan kaki-kaki pasukan penembak yang ceroboh dan muram, penyair itu terus tersenyum."
--- Vladimir NabokovVersi Bahasa Inggris
There is nothing dictators hate so much as that unassailable, eternally elusive, eternally provoking gleam. One of the main reasons why the very gallant Russian poet Gumilev was put to death by Lenin's ruffians thirty odd years ago was that during the whole ordeal, in the prosecutor's dim office, in the torture house, in the winding corridors that led to the truck, in the truck that took him to the place of execution, and at that place itself, full of the shuffling feet of the clumsy and gloomy shooting squad, the poet kept smiling.
Anda mungkin juga menyukai:
Ben Richards
10 Kutipan dan Pepatah
Choi Sung-bong
1 Kutipan dan Pepatah
Fabio Frizzi
3 Kutipan dan Pepatah
James Forrestal
9 Kutipan dan Pepatah
John of Kronstadt
81 Kutipan dan Pepatah
Jose Ferrer
5 Kutipan dan Pepatah
Joseph Losey
4 Kutipan dan Pepatah
Masaharu Morimoto
23 Kutipan dan Pepatah
Tayari Jones
26 Kutipan dan Pepatah
George Julius Poulett Scrope
6 Kutipan dan Pepatah
John Marshall Harlan
2 Kutipan dan Pepatah
Michael Foot
30 Kutipan dan Pepatah